Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Nama Tony Wijaya Mencuat Dalam Kasus Pengerusakan Mat Jepang

Nama Tony Wijaya Mencuat Dalam Kasus Pengerusakan Mat Jepang

(80 Views) Januari 29, 2019 1:22 pm | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM-Persidangan kasus pengerusakan dan penyerobotan tanah yang menjerat Mat Hori alias Mat Jepang sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, mengungkap nama Tony Wijaya.

Tony Wijaya disebut oleh Sie Probowahyudi, yang merupakan saksi korban sekaligus pihak yang melaporkan Mat Jepang ke Polisi.

“Tony wijaya pembeli ke dua setelah bambang sudarmaji” Kata Sie Probowahyudi, dihadapan hakim ketua Maxi Sigarlaki, Selasa (29/1).

Menurut saksi, antara Bambang Sudarmaji dan Tony Wijaya sempat berselisih terkait hak kepemilikan tanah obyek SHM Nomer 2404 atas nama Hj Fauna.

Perselisihan itu lalu berimplikasi gugatan di Pengadilan, dan dimenangkan oleh Bambang Sudarmaji.

“Pak Sudarmaji menang dalam gugatan”Imbuh Probowahyudi.

Lebih lanjut Probowahyudi menjelaskan, bahwa dia telah menyewa tanah obyek SHM No. 2404 kepada Bambang Sudarmaji dengan nilai sewa Rp. 2,5 miliar atas dasar surat kuasa mengontrakkan.

“Dari bambang Sudarmaji [dia] ada kuasa menyewakan atau mengontrakkan,”paparnya.

Saat melakukan perjanjian sewa menyewa itu, Probowahyudi mengaku tidak pernah bertemu dengan Hj. Fauna.

“Saya tidak pernah bertemu dengan fauna, saya. Ketemu dengan Sudarmaji dia setuju saya sewa”paparnya.

Dalam kasus ini, Probowahyudi melaporkan Mat Jepang karena dianggap merusak property miliknya yang berada di obyek tanah yang dia sewa.

Kasus pengerusakan ini dilakukan terdakwa pada tahun 2013 dan baru dilaporkan korban pada 2017.

Saat itu korban menanyakan pada terdakwa mengapa properti miliknya dibongkar dan banyak lumpur pada bangunan properti miliknya, padahal hak sewa menyewa berakhir pada tahun 2053.

Terdakwa Mat Jepang menurut saksi korban saat ditanya perihal tersebut langsung naik pitam dan marah.

“Loh kok ada lumpur, kok dibongkar kenapa, terus dia marah-marah”ujarnya.

Belum diketahui motif dari Mat Jepang melakukan pengerusakan ini. Namun demikian, menurut informasi yang dihimpun. Mat Jepang Saat ini melakukan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) pada ketiga orang, diantaranya Sie Probowahyudi, Notaris Eny Wahyuni dan Bambang Sudarmaji.

Mat Jepang melalui kuasa hukumnya menuntut salah satu diantara mereka membayar hak feenya yang diklaim belum dibayarkan padanya sebesar 35 persen yakni Rp. 9.607.500.000 dari harga penjualan tanah sebesar Rp. 27.450.000.000.@ [Jun].


Berita Terkait

No comment for Nama Tony Wijaya Mencuat Dalam Kasus Pengerusakan Mat Jepang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.