Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Saksi Fakta Perkuat Dugaan Salah Tembak Polisi Pada Erik Susanto

Saksi Fakta Perkuat Dugaan Salah Tembak Polisi Pada Erik Susanto

(49 Views) Februari 16, 2019 5:34 am | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM – Dugaan salah tangkap yang disertai penembakan oleh petugas Polrestabes Surabaya pada Erik Susanto makin terkuak, setelah pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agung Rokhiniawan, menghadirkan saksi fakta atas kasus pencurian motor milik saksi korban Aszril Surya Dani (12) tahun.

Keterangan tersebut diungkap penasihat hukum Erik Susanto, Bryan Emanurio SH. Menurutnya, sejumlah keterangan saksi makin menguatkan adanya salah tangkap yang dialakukan oleh oknum petugas kepolisian dari Polrestabes Surabaya.

“Selama ini dugaan kuat mengenai kejadian salah tangkap telah terkuak”Ujar Advokat muda dari LBH Tri Daya Cakti itu. Rabu (13/2).

Saksi fakta yang dihadirkan JPU ialah Irvin Irnandi, salah satu dari 3 pelaku pembegalan di Jalan Kedung Klintir, Surabaya pada 8 Juli 2017 silam.

Komplotan begal jalanan itu berjumlah 3 orang, diantaranya ialah Saksi sendiri (Irvin,red) Setiya Sumardika alias Dika dan Erianto alias Erik.

Dari pengakuan saksi dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya pada Senin (11/2/2019). Dia mengaku berperan sebagai pengawas, sedangkan yang melakukan eksekusi adalah Erianto alias Erik.

Kendati demikian, yang dimaksud Erik tersebut bukanlah terdakwa yang saat ini didudukkan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Surabaya, yakni [Erik Susanto], melainkan Erianto alias Erik.

“Bukan Erik ini pak, [tapi] Erik yang di Foto” kata Irvin, menjawab pertanyaan Briyan sewaktu dipersidangan.

Pertanyaan tersebut kembali ditegaskan oleh Utcok Jimmi Lamhot SH, yang juga merupakan kuasa hukum dari Erik.

Jimy menayakan terkait keterangan saksi sewaktu di BAP oleh penyidik kepolisian Polrestabes Surabaya. Bahwa saksi menyatakan pelaku atau rekannya dalam melakukan aksi pembegalan itu adalah Erik.

Saksi kembali mengulang jawabannya, bahwa yang dimaksud Erik dalam keterangannya tersebut bukan Erik Susanto, melainkan Erik yang ada pada selembar foto yang ditunjukkan pihak penyidik.

“Erik yang kecil itu pak, Saya bilang [pada penyidik] Erik yang kecil. Erik yang ada di Foto, bukan terdakwa ini”Jawab Erik yakin.

Penangkapan pada Erik oleh Polisi dinilai tim pembela telah salah sasaran alias tidak sesuai dengan target operasi. Bahkan dikatakan klienya merupakan korban. Sebab, saat proses penangkapan berlangsung. Erik ditembak dibagian kaki sebelah kanan oleh petugas.

Dari pengakuan saksi tersebut, tim pembela menyimpulkan. Penembakan yang dialakukan petugas pada kliennya dapat dikategorikan sebagai tindakan brutal.

“Kalau merujuk keterangan saksi, memang terdapat indikasi kuat bahwa pihak kepolisian telah melakukan salah tangkap dan melakukan penembakan secara brutal kepada bukan tersangka yang sesungguhnya.”kata Jimy.

Selain itu, Briyan menambahkan. Aksi penembakan pada Erik menyalahi perkap Kapolri no 1 tahun 2009. Sebab tidak dilengkapi dokumen resmi didalam BAP.

“Mengenai penembakan tidak pernah diperiksa secara resmi dan tidak pernah dimasukkan dalam BAP baik dalam keterangan saksi penangkap maupun dokumen lainnya.”tandasnya@ [Jun].


Tags:
Categorised in:

No comment for Saksi Fakta Perkuat Dugaan Salah Tembak Polisi Pada Erik Susanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.