Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Salah Penerapan Tuntutan, Begini Kilah Jaksa Parlin Manullang

Salah Penerapan Tuntutan, Begini Kilah Jaksa Parlin Manullang

(32 Views) Februari 28, 2019 12:35 pm | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parlin Manullang tetap bersikukuh pada tuntutannya, bahwa terdakwa Yuwan Faisol Kurniawahyu Antony (24) melanggar pasal 374 tentang penggelapan dalam jabatan.

Kalaupun Pengadilan Negeri Surabaya memutuskan bahwa terdakwa terbukti melakukan pencurian sesuai pasal 362 KUHP, pihaknya menyatakan akan menempuh upaya hukum banding, atas vonis 6 bulan yang dijatuhkan pada Yuwan.

“Itu alternatif [Pasal 362 KUHP], jadi hakim bisa putus beda. Jaksa tinggal banding saja”kata Parlin Manullang melalui keterangan tertulisnya, Kamis (28/2).

Parlin menerangkan bahwa dalam dakwaan, pihaknya menjerat terdakwa dengan dakwaan pasal berlapis. Yakni pasal 374, 372 dan pasal 362 KUHP.

Sewaktu sidang dengan agenda tuntutan, Jaksa Dieneke Absari yang menggantikan Jaksa Parlin. Menuntut terdakwa dengan menggunakan pasal 374 KUHP.

Yuwan oleh Penuntut Umum kemudian dituntut hukuman selama 1 tahun 6 bulan. Namun, majelis hakim pimpinan Rokhmad menjatuhkan hukuman pada terdakwa dengan hukuman selama 6 bulan penjara.

Majelis hakim sepakat, bahwa perbuatan terdakwa memenuhi unsur pidana pada pasal 362 KUHP tentang pencurian.

“Perbuatannya ini melanggar pasal 362, Kok jaksa [terapkan] tuntutan pasal 374 gak nyambung itu‚ÄĚkata hakim ketua Rokhmad, usai membacakan amar putusan pada Yuwan, di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (28/2).

Menurut informasi, Yuwan Faisol Kurniawahyu Antony tercatat sebagai warga Sidorame, Krian, Sidoarjo. Dia ditangkap oleh kepolisian sektor Karang Pilang, Surabaya pada 17 Oktober 2019, sewaktu polisi menggelar operasi cipta kondisi.

Petugas mencurigai gerak gerik Yuwan, yang saat itu mengendarai motor miliknya. Polisi kemudian memeriksa sebuah tas hitam merk Teiple-X yang dibawa terdakwa.

Didalam tas tersebut polisi menemukan beberapa potongan pipa dan sok tembaga. Setelah diinterogasi petugas terdakwa mengaku mendapatkan barang-barang tersebut ditempat dia berkeja di Proyek Aparteman Gunawangsa Jl.Tidar No.350 Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Pipa dan sok tembaga itu merupakan sisa hasil pengerjaan proyek yang diklaim milik dari PT. Alkon Nusa. Akibat perbuatannya itu korban mengaku mengalami kerugian sebesar Rp. 700 ribu rupiah.@ [Jun]


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for Salah Penerapan Tuntutan, Begini Kilah Jaksa Parlin Manullang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.