Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Tuding Tjong Janjikan Fee 15 Persen Pada Dewan, Jaksa Ternyata Masih Ragu

Tuding Tjong Janjikan Fee 15 Persen Pada Dewan, Jaksa Ternyata Masih Ragu

(127 Views) Maret 20, 2019 5:18 am | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, masih ragu bahwa Agus Setiawan Tjong (AST) menjanjikan aliran dana fee sebesar 15 persen pada 6 orang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya terkait proyek dana hibah program Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) tahun anggaran 2016.

“Untuk jawaban itu kita lihat dulu fakta persidangan ya.”kata kasi pidsus Kejari perak Dimaz Atmadi, di Gedung Pengadilan Tipikor, Sidoarjo, Senin (18/3).

Disinggung kenapa harus menunggu fakta persidangan, padahal pihaknya telah melakukan penyidikan dan menuangkan dalam surat dakwaan bahwa Agus Setiawan Tjong menjanjikan Fee sebesar 15 persen pada 6 orang anggota Dewan, Dimas kembali menjawab dengan jawaban yang sama.

Dimas kembali memberikan jawaban diplomatis sewaktu ditanya tentang tidak adanya pasal pencucian uang didalam surat dakwaan.

“Ya nanti kita lihat dulu lah semua, karena kalau ada pencucian uang kita juga harus melibatkan dari PPATK juga toh.”kata dia.

Seperti diketahui, didalam surat Dakwan yang dibacakan secara bergantian oleh jaksa Fadhil dan Suryanta pada Senin (18/3) di pengadilan Tipikor Surabaya, Disebut bahwa AST menjanjikan fee sebesar 15 persen dari nilai barang yang disetujui oleh Pemkot Surabaya.

Dakwaan tersebut langsung disanggah Agus Setiawan Tjong dengan mengajukan eksepsi yang akan disampaikan kuasa hukumnya pada persidangan yang akan datang.

“Itu semua (Dakwaan Jaksa) tidak benar pak hakim, saya mau mengajukan eksepsi untuk mencari keadilan.” kata Agus Jong.

Sementara, Kuasa hukum AST, Hermawan Benhard Manurung menyatakan. Pemberian fee yang disebutkan jaksa dalam dakwaan perlu diuji kebenarannya. Dia tidak ingin pandangan subyektif jaksa itu menjadi bola liar sehingga menjadi stigma negatif pada kliennya.

“Apa yang disebutkan jaksa dalam surat dakwaan akan kita uji dalam fakta persidangan, kita akan konfrontir dengan kerangan para saksi yang akan dihadirkan nanti. Termasuk para Dewan.”Paparnya.

Agus Setiawan Tjong sendiri mengaku tidak mengenal dengan beberapa anggota Dewan yang disebutkan jaksa, Dia bahkan mengaku rugi dengan adanya proyek pemerintah tersebut.

“Saya tidak kenal RT/RW, saya tidak kenal fraksi anggota DPRD saya tidak kenal Sekretaris Dewan (Sekwan).”Ujar Agus Jong, saat ditemui diruang sel tahanan pengadilan Tipikor Surabaya.

Agus Jong menjelaskan, barang yang dipesan oleh RT RW dalam program Jasmas tersebut telah sesuai dengan standard yang dituangkan dalam proposal pengajuan. Bahkan, harga yang diberikan perusahaan Jong lebih murah dari perusahaan lain. Dalam proyek ini Agus Jong mengaku mengalami kerugian miliaran rupiah.

“Specnya sesuai, harganya lebih murah 30 sampai 40 persen dari pabrik lain. [saya] rugi milyaran, sekitar Rp. 2 Miliar.”ungkap Agus Jong.@ [Jun].


Berita Terkait

Tags:
Categorised in:

No comment for Tuding Tjong Janjikan Fee 15 Persen Pada Dewan, Jaksa Ternyata Masih Ragu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.