by

Banjir di Depok, Pemkot Diminta Kaji Ulang Perizinan Perum City Sawangan

Awasnews, Depok – Ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat Mitra Patria Indonesia (MPI) Kota Depok, Ramdani Boy Haerudin, meminta Pemerintah Kota Depok agar mengkaji ulang terkait perizinan H Perumahan City Sawangan yang berdampak kerendamnya rumah warga akibat hujan beberapa waktu lalu.

“Warga masyarakat Kp. Pasar Rebo, Rt 002/003 Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, yang selama ini tidak pernah mengalami kebanjiran sekarang harus merasakan hal yang sangat tidak mengenak. Air hujan yang tidak tertampung harus masuk menggenangi seisi rumah,” kata Boy kepada Awasnews di Depok, Jumat (21/5/2021).

Menurut dia, sebelum adanya pembangunan Perumahan H City Sawangan, masyarakat tidak pernah terdampak banjir saat hujan turun sederas apapun, mengingat aliran air yang lebar dan air mengalir ke persawahan yang saat ini sudah ditembok dan dibangun Perumahan H City oleh pengembang perumahan HK Realtindo.

“Saat ini saya masih menampung keluhan warga masyarakat di lingkungan RT 002/003. Perumahan H City sudah dibangun sekitar 40 persen di area seluas kurang lebih 17 hektar, dulunya lahan tersebut sawah atau balong artinya aliran air selama ini ke situ resapannya. Saya tidak mengerti bagaimana keluar izinnya, lahan tersebut diurug dan dijadikan perumahan. Nah dampak banjirnya sekarang nih,” ungkap Boy.

Ia menjelaskan, buangan air dari lingkungan masyarakat sekitar biasanya ke bawah, sekarang lokasi lahan tersebut lebih tinggi. Jalur buangan air tidak memadai hingga akhirnya masyarakat di sini menjadi korban banjir.

“Dalam hal ini pemerintah Kota Depok harus mengkaji ulang perijinan yang diberikan kepada pengembang perumahan H City. Diduga peil banjir perumahan tersebut tidak mengindahkan dampak banjir warga di sekitarnya komplek perumahan, peil banjir pengembang perumahan jangan sampai mengorbankan masyarakat yang sudah lebih dahulu menetap di sini,” harap Boy.

Selain itu, lanjut Boy, harus dikaji ulang perijinannya dan peil banjir perumahan H City, harus diukur ulang ekspansi antara perumahan dan pemukiman masyarakat serta pelebaran drainase yang ada agar masyarakat tidak menjadi korban atas kelalaian penataan lingkungan.

“Kelurahan dan kecamatan sudah mengetahui hal ini, namun belum ada tindakan apapun dari keurahan dan kecamatan. Saya berharap Pemerintah Kota Depok segera mengambil tindakan karena pemerintah adalah abdi masyarakat dan harus dapat memberikan kenyamanan pada masyarakatnya,” pungkasnya.


Pewarta: Adjuna.

Editor: Mahadi Andreas P.

banner 300250

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed