oleh

Dugaan Disdik Lalai Awasi Pemakaian Bahan Bangunan di Bogor

-Info-8 views

Awasnews, Bogor – Adanya dugaan ketidaksesuaian pemakaian bahan pada pembangunan rehabilitasi gedung SDN 01 Cikaret, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, menjadi catatan buruk dan panjang bagi satuan kerja Dinas Pendidikan.

Hasil survei di lapangan, didapati pemakaian bahan untuk pembesian rata-rata tidak sesuai. Seperti besi ulir 16, besi 10, dan besi 8, apalagi besi ring untuk mengikat rakitan pembesian semua “dibawah kata toleransi”, dan hal ini dibenarkan oleh konsultan pengawas kegiatan tersebut, Minggu (31/10/2021).

Ditemui di lokasi konsultan pengawas Alfin, membenarkan adanya ketidaksesuaian ukuran besi untuk pembangunan tersebut, dan sudah memberikan teguran.

“Sudah beberapa kali kita lakukan teguran, namun pelaksana bandel. Dari awal pembangunan sampai turun barang yang kesekian kalinya tetap saja tidak sesuai spesifikasi, sudah lelah saya kasih teguran,” ujar Alfin.

Dari penjelasan konsultan kembali awak media menanyakan, mengapa ditandatangani kalau bahan tidak sesuai.

“Yah mau gimana lagi, saya hanya staf tidak bisa berbuat banyak, serba salah om,” jelas konsultan pengawas.

Dengan menelan biaya sebesar Rp762.605.900, yang dananya bersumber dari APBD Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021, pembangunan ini dikerjakan penyedia jasa CV. Sayaga Mandraguna dan sebagai konsultan pengawas CV. Surya Cipta Lestari, dengan masa pelaksanaan tanggal 7 September sampai 23 Desember 2021.

Untuk diketahui, struktur pembesian untuk pembangunan gedung merupakan hal yang sangat penting, apalagi gedung sekolah. Tentunya harus menghasilkan kualitas yang benar-benar baik, karena menyangkut keselamatan penerus bangsa.

Hingga berita ini ditayangkan awak media masih akan melakukan verifikasi lebih lanjut.

(eas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed