oleh

Mahasiswa Papua di Solo Sesalkan Cuitan Natalius Pigai Singgung Jokowi dan Ganjar

Awasneww, Solo – Cuitan mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigai disesalkan oleh warga Papua yang menuntut ilmu di Solo, Jawa Tengah.

Yehud yang dituakan oleh sesama mahasiswa asal Papua mengatakan, sebagai orang Papua yang pernah menjadi pejabat negara, tak sepantasnya Pigai membuat penilaian seperti itu kepada orang Jawa Tengah yaitu, Jokowi dan Ganjar Pranowo.

“Sebagai orang Papua janganlah seperti itu. Kalau kritikannya itu saya tidak sependapat,” ujarnya, Senin (4/10/2021).

Yehud menyayangkan perkataan Pigai yang ramai di media sosial. Sebagai seorang yang pernah menjabat di pemerintahan tidak seharusnya menyampaikan hal tersebut.

“Jangan sedikit-sedikit ada permasalahan sepele dipublikasi,” ucapnya.

Menurutnya, ada dampak tersendiri dari setiap yang diungkapkan oleh tokoh publik. Bahkan, bagi warga  Papua lain yang tidak berkaitan dan tidak tahu-menahu seperti dirinya.

“Sebagai tokoh punya pemikiran yang luas dan menjaga kata-katanya dan perhatikan dampaknya bagi warga yang lain,” ujar Yehud.

Yehud mengaku dirinya sudah 5 tahun tinggal di Solo, Jawa Tengah. Selama ini dia tak merasakan ada persoalan dengan warga asli Solo.

“Sejak 5 tahun kuliah dan tinggal di Solo yang saya rasakan sama seperti tinggal di Papua. Ramah, aman dan nyaman. Semua tergantung kita juga, di Solo ini tutur katanya halus, ikatannya di sini juga baik. Tidak ada yang membeda-bedakan,” tuturnya

Seperti dikutip detikNews, cuitan Natalius Pigai mengejutkan banyak pihak ketika dia menyerang dengan kata-kata yang dinilai bernuansa rasis. Adapun isi cuitan Natalius Pigai yakni:

“Jgn percaya org Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mrk merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat papua, injak2 harga diri bangsa Papua dgn kata2 rendahan Rasis, monyet & sampah. Kami bukan rendahan. kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Sy Penentang Ketidakadilan).” cuitan Pigai lewat akun Twitter miliknya, @NataliusPigai2.

(Jenz/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed